News  

BI Tasikmalaya Resmikan Zona KHAS Banjar di Marhaban Festival 2026

Avatar photo
Foto: Foto bersama dalam acara peresmian Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, Sehat) Terminal Tipe A Banjar pada Kamis, 12 Februari 2026. dok

inShot.id | Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Banjar dan para pemangku kepentingan secara resmi meresmikan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, Sehat) Terminal Tipe A Banjar pada Kamis, 12 Februari 2026.

Peresmian tersebut merupakan bagian dari rangkaian Marhaban Festival 2026 dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-23 Kota Banjar sekaligus menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah.

Kepala KPw BI Tasikmalaya, Laura Rulida menegaskan bahwa peluncuran Zona KHAS Terminal Tipe A Banjar menjadi langkah strategis dalam membangun Priangan Timur sebagai episentrum pengembangan ekosistem halal regional yang terintegrasi, inklusif, dan berdaya saing.

Menurutnya, Terminal Tipe A Banjar memiliki posisi strategis sebagai simpul transportasi yang menghubungkan Jawa Barat bagian selatan dengan Jawa Tengah. Penetapan lokasi ini bukan sekadar simbolis, namun dirancang sebagai gateway halal corridor Priangan Timur, yang mencakup Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran.

Dengan pendekatan tersebut, kata Laura, pengembangan Zona KHAS tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari penguatan rantai nilai halal lintas daerah.

“Pengembangan industri halal diarahkan pada penguatan halal value chain yang terintegrasi, khususnya sektor kuliner, fesyen muslim, dan pariwisata halal yang menjadi keunggulan Priangan Timur. Pemberdayaan UMKM dilakukan melalui fasilitasi sertifikasi halal, pemenuhan standar higiene dan sanitasi, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar domestik dan ekspor yang didukung integrasi pembiayaan syariah,” ungkapnya.

Sepanjang tahun 2025, lanjut Laura, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya bersama Fakultas Agama Islam Universitas Siliwangi dan LPPOM MUI telah mendampingi 17 UMKM yang tergabung dalam Komunitas Jajanan Enak Terminal Banjar (JET-B) untuk memperoleh sertifikasi halal. Selain itu, bersama Dinas Kesehatan Kota Banjar dilakukan pendampingan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi bagi 29 UMKM di Terminal Tipe A Banjar.

Zona KHAS JET-B telah melalui proses verifikasi Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dan diperkuat melalui Keputusan Wali Kota Banjar Nomor 347 Tahun 2025. Penetapan ini menjadikan Kota Banjar sebagai daerah pertama di Priangan Timur yang mengimplementasikan Zona KHAS, sekaligus Zona KHAS pertama di Indonesia yang berlokasi di area terminal tipe A.

Langkah ini memiliki dimensi strategis kewilayahan. Pertama, memperkuat konektivitas ekonomi halal Priangan Timur sebagai koridor selatan Jawa Barat. Kedua, menciptakan pusat literasi dan showcase produk halal unggulan daerah. Ketiga, mendorong standardisasi kualitas UMKM sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing regional.

Rangkaian Marhaban Festival 2026 juga diisi dengan tabligh akbar, showcase UMKM binaan, talkshow ekonomi syariah, serta kegiatan sosial seperti senam sehat, donor darah, dan cek kesehatan gratis. Gerakan Pangan Murah (GPM) turut diselenggarakan sebagai dukungan terhadap Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi lintas kabupaten/kota di Priangan Timur untuk mendorong replikasi Zona KHAS pada simpul-simpul strategis lainnya, termasuk kawasan wisata, pusat perdagangan, dan sentra UMKM unggulan. Dengan sinergi tersebut, Priangan Timur diharapkan tumbuh sebagai episentrum halal regional yang tidak hanya kuat secara identitas, tetapi juga tangguh secara ekonomi dan kompetitif secara nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *